Postingan

CITA-CITA SE ORANG HERI

Gambar
                        Cita-cita seorang heri Berperawakan pemalu, dengan memiiki tinggi badan 164 cm sekaligus ditopang berat badannya 46 kg, membuatnya tampil elegan dan energik,  tanpa melewatkan setiap harinya sapaan hangat dengan senyum khasnya 2 cm kanan kiri yang tercurahkan dari bibirnya. Tangan kanannya hampir setiap 15 menit sekali risih mengatur tata letak bingkai kacamatnya yang bergerser tak menentu. Yang terkadang membuat banyak mata tertuju padanya, di saat kedua tangannya yang telah berada di pinggangnya menarik pangkal celana ke atas yang telah tampak melorot untuk dibereskan pada posisi semula, sehingga tampil bak pria eksekutif muda serasi berbalut kemeja lengan panjang rapinya.       “kalau diliat dari tampangnya sih dermawan peduli akan penderiitaan masyarakat kecil”  ujarku dalam hati kepada sosok pria tersebut yan...

SUJUDKU

Gambar

MAKALAH ILMU PEMBANGUNAN

Komunikasi Pembangunan Salah satu kajian dari komunikasi yang akan dibahas dalam penelitian tentang revitalisasi pariwisata pasca gempa dan tsunami 17 Juli 2006 adalah komunikasi pembangunan. Keberhasilan pembangunan berawal dari adanya komunikasi dalam pembangunan. Komunikasi memiliki peran dalam pelaksanaan pembangunan. Hedebro (dalam Nasution, 2004:95-96) mengidentifikasi tiga aspek komunikasi dan pembangunan yang berkaitan dengan tingkat analisanya, yaitu : 1.       Pendekatan yang berfokus pada pembangunan suatu bangsa, dan bagaimana media massa dapat menyumbang dalam upaya tersebut. Di sini, politik dan fungsi-fungsi media massa dalam pengertian yang umum merupakan objek studi, sekaligus masalah-masalah yang menyangkut struktur organisasional dan pemilikan, serta kontrol terhadap media. Untuk studi jenis ini, sekarang digunakan istilah kebijakan komunikasi dan merupakan pendekatan yang paling luas dan bersifat general (umum). 2.    ...

SURAT CINTA SANG IKHWAN

Surat Cinta sang Ikhwan assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku tak terasa dua tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya. takukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-to...